Monday, November 26, 2012
Obligasi Spanyol Turun, Perbankan Kena Downgrade
Obligasi pemerintah Spanyol 10-tahun turun setelah menguat selama 3-hari, penurunan ini terjadi setelah Standard and Poors memangkas peringkat pada tiga bank Spanyol.
Sebaliknya obligasi Jerman menguat setelah data kepercayaan bisnis di negara perekonomian terbesar di Eropa secara tak terduga naik di bulan November, sehingga sempat meredam untuk permintaan safe haven.
Obligasi Spanyol dipangkas penguatan mingguannya setelah S&P mengatakan bahwa kekhawatiran untuk bank nasional telah meningkat ditengah tingginya resiko kredit untuk rumah tangga, perusahaan dan sektor publik. Sedangkan obligasi 10-tahun Yunani jatuh untuk pertama kalinya dalam 11 hari.
Sementara Memburuknya kondisi ekonomi Spanyol telah memperbesar resiko untuk sektor perbankan, menurut lembaga pemeringkat perusahaan Standard & Poor’s Corp. Hal tersebut mempertegas korelasi kuat antara tekanan ekonomi, rating hutang pemerintah dengan pinjaman perorangan, perusahaan serta bank.
Dalam kesempatan yang sama S&P juga menurunkan rating 3 bank Spanyol, termasukIbercaja dan Bankinter, dan mempertahankan outlook negatif pada rating semua bank Spanyol. Sehingga lebih memperbesar peluang untuk downgrade dibandingkan upgrade.
Sepanjang tahun 2012 S&P telah memangkas rating hutang pemerintah Spanyol sebanyak 2 kali, termasuk downgrade 2 tingkat ke level terendah investment grade ‘BBB-’ pada bulan Oktober silam. Lembaga pemeringkat ini juga masih mempertahankan outlook negatif pada rating hutang pemerintah, yang menurut mereka telah menjadi alasan utama untuk memberikan outlook negatif pada sektor perbankan Spanyol.
Dolar AS melemah, investor lebih berminat ke saham
Financeroll – Dolar AS melemah atas mata uang besar lainnya di perdagangan hari Jumat (23/11) setelah banyak investor yang lebih menyukai asset yang lebih beresiko seperti saham sehingga mengurangi daya tarik Dolar AS sebagai safe haven. Indek Dolar AS menurun 0.9% berakhir di angka 80.190.
Secara umum, dalam lima hari perdagangan terjadi kenaikan saham dan ini membuat Dolar AS melemah, disisi lain lingkungan investasi terkini nampak lebih berani dengan resiko. Euro membaik, bahkan terbaik diantara mata uang lainnya saat ini.
Dolar AS yang selama ini memegang posisi sebaga pengaman investasi, bertendensi menurun dengan harapan investor lebih optimis dengan kondisi yang beresiko ini. Bursa Eropa bahkan mencetak kenaikan dan menjadikan minggu ini sebagai minggu dengan kinerja terbaik hampir setahun ini dan bursa AS sendiri juga menguat meski jam perdagangan hari ini lebih pendek.
Pada perdagangan EUR/USD naik sebesar 0.9% ke $1.2983, atas sentiment data ekonomi Jerman yang menyaaka indek bisnis mengalami kenaikan ke angka 101.4 di bulan November pada angka 100 di bulan Oktober.
Perusahaan-perusahaan menyatakan kepuasaannya dengan situasi bisnis saat ini. Mereka tidak terallu pesimis dengan masa depan perkembangangan bisnis. Perekonomian Jerman dianggap masih kuat untuk mengatasi krisis Euro kini.
Pada perdagangan GBP/USD naik 0.6% ke $1.6040, sementara USD/JPY naik 0.1% ke 82.35 yen. (HQEEM)
Penguatan Sterling Dipengaruhi Perkembangan Berita Global
Diakhir perdagangan , sterling diperdagangkan menguat terhadap Greenback pada hari Jumat setelah laporan British Bankers Association (BBA) menunjukkan kenaikan persetujuan hipotek ke level tertinggi 9-bulan pada bulan Oktober. Persetujuan KPR di Inggris naik menjadi 33.039 dari 31.544 pada bulan sebelumnya.
Fokus investor selanjutnya akan tertuju pada publikasi ke-2 GDP Inggris kuartal ke-3 pada hari Selasa mendatang, yang mungkin masih akan menunjukkan pertumbuhan 1% atau tidak berubah dari publikasi awal.
Sementara beberapa trader justru menilai jika pergerakan Sterling lebih dipengaruhi oleh perkembangan berita global, setelah para pembuat kebijakan Bank of England mensinyalkan tidak akan merubah kebijakan pelonggaran kuantitatif sampai tahun depan. Minutespertemuan BoE yang dirilis pada awal pekan ini memperlihatkan hanya 1 dari 9 pembuat kebijakan yang mendukung ekspansi pembelian aset.
Dari London dilaporkan, Rata-rata upah tahunan di Inggris meningkat sebesar 1,4 persen menjadi 26.500 pound (42.230 dolar AS) pada tahun yang berakhir April, data resmi menunjukkan pada Kamis (22/11).
Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan, kenaikan 1,4 persen dibandingkan dengan 26.100 pound pada tahun yang berakhir April 2011, tertinggal jauh di belakang tingkat inflasi pada periode yang sama sebesar 3,5 persen.
Rata-rata pendapatan tahunan untuk pria adalah 28.700 pound pada April tahun ini, naik 1,2 persen dari 2011, dan bagi perempuan sebesar 23.100 pound, naik dua persen.
sementara Kesenjangan upah antara perempuan dan laki-laki menyusut dari 10,5 persen penghasilan per jam penuh waktu pria menjadi 9,6 persen.
Fokus investor selanjutnya akan tertuju pada publikasi ke-2 GDP Inggris kuartal ke-3 pada hari Selasa mendatang, yang mungkin masih akan menunjukkan pertumbuhan 1% atau tidak berubah dari publikasi awal.
Sementara beberapa trader justru menilai jika pergerakan Sterling lebih dipengaruhi oleh perkembangan berita global, setelah para pembuat kebijakan Bank of England mensinyalkan tidak akan merubah kebijakan pelonggaran kuantitatif sampai tahun depan. Minutespertemuan BoE yang dirilis pada awal pekan ini memperlihatkan hanya 1 dari 9 pembuat kebijakan yang mendukung ekspansi pembelian aset.
Dari London dilaporkan, Rata-rata upah tahunan di Inggris meningkat sebesar 1,4 persen menjadi 26.500 pound (42.230 dolar AS) pada tahun yang berakhir April, data resmi menunjukkan pada Kamis (22/11).
Kantor Statistik Nasional (ONS) mengatakan, kenaikan 1,4 persen dibandingkan dengan 26.100 pound pada tahun yang berakhir April 2011, tertinggal jauh di belakang tingkat inflasi pada periode yang sama sebesar 3,5 persen.
Rata-rata pendapatan tahunan untuk pria adalah 28.700 pound pada April tahun ini, naik 1,2 persen dari 2011, dan bagi perempuan sebesar 23.100 pound, naik dua persen.
sementara Kesenjangan upah antara perempuan dan laki-laki menyusut dari 10,5 persen penghasilan per jam penuh waktu pria menjadi 9,6 persen.
Euro Menguat, Kreditur Siap Sepakati Bailot Yunani
Diakhir pekan perdagangan, Euro melesat ke posisi tertinggi 3-minggu versus Dollar AS di tengah optimisme bawah kreditur internasional akan segera menyepakati pencairan dana bantuan tahap berikutnya untuk Yunani.
Rebound indeks sentimen bisnis Jerman juga turut menopang apresiasi Euro. Namun suramnya prospek ekonomi zona Euro dan potensi pelonggaran kebijakan lebih lanjut dari European Central Bank terlihat masih membatasi penguatan mata uang tunggal.
kepala strategi mata uang pada Wells Fargo di New York mengatakan; "Tanpa mengesampingkan peluang tercapainya kesepakatan atas bantuan Yunani, beberapa berita lain menunjukkan jika kendala teknis dan hukun masih tersisa. Itu mengindikasikan jika potensi kegagalan masih membayangi.
Sementara Kanselir Jerman Angela Merkel pada Jumat (23/11) mengatakan meragukan pemimpin Uni Eropa mencapai kesepakatan mengenai anggaran 2014-2020 blok itu sebesar satu miliar euro, yang diperjuangkan dengan hangat.
"Saya pikir kita maju sedikit, tapi saya ragu bahwa kami akan mencapai kesepakatan," kata Merkel ketika setelah sidang pertama perundingan, yang ditangguhkan sampai Jumat.
Para pemimpin Uni Eropa pada Jumat menyerukan penskorsan pembicaraan yang bertujuan mencapai kesepakatan mengenai anggaran jangka panjang yang diperjuangkan dengan semangat, demikian seorang diplomat Uni Eropa mengatakan.
Dan Parlemen Jerman diperkirakan akan mengadakan voting suara untuk menyetujui bantuan lebih lanjut untuk Yunani pada Jumat tanggal 30 November mendatang . Tampaknya Parlemen harus menyetujui berbagai bantuan untuk Yunani karena Jerman merupakan bagian dari kesepakatan itu.
Rebound indeks sentimen bisnis Jerman juga turut menopang apresiasi Euro. Namun suramnya prospek ekonomi zona Euro dan potensi pelonggaran kebijakan lebih lanjut dari European Central Bank terlihat masih membatasi penguatan mata uang tunggal.
kepala strategi mata uang pada Wells Fargo di New York mengatakan; "Tanpa mengesampingkan peluang tercapainya kesepakatan atas bantuan Yunani, beberapa berita lain menunjukkan jika kendala teknis dan hukun masih tersisa. Itu mengindikasikan jika potensi kegagalan masih membayangi.
Sementara Kanselir Jerman Angela Merkel pada Jumat (23/11) mengatakan meragukan pemimpin Uni Eropa mencapai kesepakatan mengenai anggaran 2014-2020 blok itu sebesar satu miliar euro, yang diperjuangkan dengan hangat.
"Saya pikir kita maju sedikit, tapi saya ragu bahwa kami akan mencapai kesepakatan," kata Merkel ketika setelah sidang pertama perundingan, yang ditangguhkan sampai Jumat.
Para pemimpin Uni Eropa pada Jumat menyerukan penskorsan pembicaraan yang bertujuan mencapai kesepakatan mengenai anggaran jangka panjang yang diperjuangkan dengan semangat, demikian seorang diplomat Uni Eropa mengatakan.
Dan Parlemen Jerman diperkirakan akan mengadakan voting suara untuk menyetujui bantuan lebih lanjut untuk Yunani pada Jumat tanggal 30 November mendatang . Tampaknya Parlemen harus menyetujui berbagai bantuan untuk Yunani karena Jerman merupakan bagian dari kesepakatan itu.
Subscribe to:
Posts (Atom)



